
"Menambah utang bukan pilihan kita, karena akan menyusahkan pemerintahan yang akan datang, akan menyusahkan generasi yang akan datang," kata Presiden Yudhoyono dalam pengantar rapat terbatas membahas APBN Perubahan 2012 di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu.
Untuk menjaga agar APBN Perubahan tetap sehat dan ekonomi terus bergulir dengan baik seiring dengan tidak dinaikannya BBM bersubsidi oleh pemerintah, maka langkah-langkah penghematan secara nasional dibutuhkan, kata presiden.
Gerakan penghematan ini diperlukan guna menekan agar defist APBN tidak melampaui 2,23 persen seperti ditetapkan undang-undang. Gerakan ini akan dipimpin secara langsung oleh presiden.
Sumber
Comments
Post a Comment